Senator Mirah soroti pentingnya penguatan BUMDes sebagai motor penggerak ekonomi desa. Ia menekankan perlunya pemimpin yang kompeten, pelatihan yang memadai, dan dukungan pemerintah untuk memaksimalkan potensi BUMDes.
Senator Mirah Midadan Fahmid menekankan bahwa RUU Hilirisasi Minerba harus diselesaikan dengan cepat sebagai langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa hilirisasi industri mineral dan batubara (minerba) meningkatkan pendapatan nasional dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan eksploitasi sumber daya alam. Diharapkan bahwa RUU ini akan memberikan perlindungan hukum bagi investor, menciptakan lapangan kerja baru, dan mendukung transisi energi yang lebih ramah lingkungan. Selain itu, Senator Mirah menekankan bahwa kerja sama yang efektif antara pemerintah, masyarakat, dan bisnis swasta sangat penting untuk mencapai pembangunan berkelanjutan melalui pengelolaan minerba yang tepat.
Senator Mirah meminta pengawasan ketat terhadap Barantan (Badan Karantina Pertanian) untuk mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak. Dia melakukan ini karena dia khawatir tentang pengawasan yang lemah, yang dapat menyebabkan PMK menyebar ke daerah yang sebelumnya tidak terpapar PMK. Senator juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, peternak, dan masyarakat untuk memastikan distribusi hewan ternak sehat dan mematuhi aturan karantina. Untuk melindungi perekonomian peternak dan menjamin kualitas pangan masyarakat, langkah ini dianggap penting.
Staf Khusus Menteri Agama, Gugun Gumilar, menekankan betapa pentingnya mempromosikan pengalaman kerukunan umat beragama Indonesia di seluruh dunia. Ia sering menekankan bahwa kerukunan antarumat beragama adalah salah satu cara penting untuk mencapai perdamaian global yang berkelanjutan. Gumun menggambarkan Indonesia sebagai contoh keberhasilan harmoni sosial yang dapat dicontoh oleh negara lain. Selain itu, ia menekankan betapa pentingnya percakapan antar agama dan kerja sama lintas keyakinan dalam memerangi masalah global seperti intoleransi, radikalisme, dan konflik berbasis agama. Pengalaman Indonesia dalam menjaga harmoni di tengah pluralisme agama harus dipromosikan di forum internasional sebagai contoh solusi praktis untuk dunia yang lebih damai, kata Gugun.
Salah satu ancaman terbesar bagi keberlanjutan sektor pertanian di Nusa Tenggara Barat (NTB) adalah alih fungsi lahan pertanian. Senator Mirah mendesak agar pemerintah dan pihak terkait segera menghentikan tren negatif ini. Menurutnya, penurunan lahan pertanian akibat konversi menjadi kawasan industri, perumahan, atau proyek lain dapat mengancam ketahanan pangan dan kesejahteraan petani lokal di daerah tersebut. Dalam diskusinya, Senator Mirah menyoroti betapa pentingnya regulasi yang lebih ketat dan kebijakan yang berfokus pada pelestarian lahan produktif. Ia juga menyarankan agar petani diberi insentif untuk memastikan bahwa lahan mereka tetap produktif serta meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas yang tidak sah. Senator Mirah menyatakan bahwa kerja sama antara masyarakat, pemerintah daerah, dan pusat sangat penting untuk menyelesaikan masalah ini. Solusi yang tepat akan memungkinkan NTB untuk mempertahankan posisi strategisnya sebagai salah satu.



























