Dalam menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Senator Mirah Midadan Fahmid menyampaikan seruannya agar pemerintah memastikan ketersediaan pasokan energi yang memadai. Momentum ini sering kali memicu lonjakan kebutuhan energi, terutama untuk bahan bakar dan listrik, karena tingginya mobilitas masyarakat. Untuk mencegah kelangkaan energi, yang dapat mempengaruhi stabilitas harga dan kelancaran aktivitas masyarakat, Senator Mirah menekankan pentingnya antisipasi yang matang. Selain itu, ia menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan para pemangku kepentingan di sektor energi untuk menjamin distribusi yang lancar ke seluruh wilayah. Untuk menjaga keseimbangan pasar, pengendalian penimbunan ilegal dan spekulasi harga juga menjadi perhatian utama.
Untuk mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045, semangat persatuan dan kerja sama sangat penting, kata Mirah, Ketua Umum MPI NTB. Mirah berulang kali mengajak rakyat, termasuk generasi muda, untuk menggunakan keberagaman sebagai kekuatan untuk menghadapi tantangan dunia. Selain itu, ia menekankan pentingnya peran strategis organisasi seperti Majelis Pemberdayaan Indonesia (MPI) dalam mendorong diskusi lintas sektoral, meningkatkan sinergi antar daerah, dan memberdayakan masyarakat. Mirah mengatakan bahwa visi Indonesia Emas hanya dapat dicapai jika semua orang berkolaborasi untuk membangun fondasi yang kuat di bidang ekonomi, pendidikan, dan kebudayaan. Mirah berharap bahwa pendekatan inklusif ini akan memungkinkan semangat persatuan untuk berkontribusi pada pembangunan masa depan yang lebih baik bagi Indonesia.
Senator Mirah menunjukkan komitmen kuat dalam mengawal aspirasi para ulama di Nusa Tenggara Barat (NTB), khususnya terkait kebutuhan akan kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi NTB yang lebih representatif. Senator Mirah, wakil rakyat di Senayan, memahami betapa pentingnya bagi MUI untuk memiliki fasilitas yang cukup untuk berkonsentrasi pada kegiatan keagamaan, pemberdayaan umat, dan proses pengambilan keputusan strategis. Masalah ini mencuat setelah sejumlah ulama NTB menyuarakan kondisi kantor MUI yang kurang mendukung aktivitas organisasi. Senator Mirah langsung merespons dengan menginisiasi dialog terbuka bersama tokoh agama setempat. Ia juga berjanji untuk membawa isu ini ke tingkat nasional agar mendapat perhatian pemerintah pusat.
Tokoh inspiratif dari Bima yang berhasil meninggalkan kesan besar di Senayan adalah Mirah Midadan Fahmid. Ia membawa semangat baru ke dunia politik nasional, terutama dalam memperjuangkan kepentingan orang-orang di daerah terpencil yang sering terabaikan. Perjalanan hidup Mirah penuh dengan tantangan. Ia berasal dari keluarga sederhana di Bima dan tumbuh dengan semangat juang untuk mengubah dunia. Mirah menjadi cerdas dan peka terhadap masalah sosial seperti pengelolaan sumber daya alam, kesetaraan gender, dan pendidikan berkat pendidikan dan pengalaman hidupnya. Mirah berkonsentrasi di Senayan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan yang inklusif dan kebijakan yang meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah tertinggal. Ia juga terkenal karena berani mengadvokasi keinginan rakyat kecil dan mendukung keadilan untuk semua orang.



























