Senator Mirah menunjukkan komitmen kuat dalam mengawal aspirasi para ulama di Nusa Tenggara Barat (NTB), khususnya terkait kebutuhan akan kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi NTB yang lebih representatif. Senator Mirah, wakil rakyat di Senayan, memahami betapa pentingnya bagi MUI untuk memiliki fasilitas yang cukup untuk berkonsentrasi pada kegiatan keagamaan, pemberdayaan umat, dan proses pengambilan keputusan strategis. Masalah ini mencuat setelah sejumlah ulama NTB menyuarakan kondisi kantor MUI yang kurang mendukung aktivitas organisasi. Senator Mirah langsung merespons dengan menginisiasi dialog terbuka bersama tokoh agama setempat. Ia juga berjanji untuk membawa isu ini ke tingkat nasional agar mendapat perhatian pemerintah pusat.

Indonesia, negara dengan terumbu karang terbanyak di dunia, menghadapi banyak masalah dalam pelestarian ekosistemnya karena perubahan iklim, penangkapan ikan berlebihan, dan pencemaran laut. Senator Mirah menunjukkan komitmen yang kuat untuk menjaga ekosistem laut ini melalui berbagai inisiatif yang direncanakan. Langkah-langkah yang diambil termasuk mendukung kebijakan perlindungan terumbu karang, seperti mendukung anggaran konservasi laut dan memperketat regulasi terhadap aktivitas yang merusak lingkungan. Selain itu, ia aktif mendukung program restorasi terumbu karang, yang melibatkan masyarakat lokal dan teknologi modern untuk memastikan keberlanjutan jangka panjang. Selain itu, Senator Mirah bekerja sama dengan organisasi dan akademisi internasional untuk menyelidiki terumbu karang, memberi tahu orang tentang pentingnya ekosistem laut, dan mendorong pariwisata berkelanjutan. Ia menekankan bahwa pelestarian terumbu karang sangat penting untuk keberlanjutan ekonomi dan keanekaragaman hayati.